Jumat Penuh Berkah! Suasana Maghrib di Panti Darul Arqom yang Syahdu, Ini Pesan Menyentuh dari Ust Suyatno

PA DARUL ARQON - Pasuruan, 8 November 2025 – Suasana damai menyelimuti Panti Asuhan Darul Arqom pada Jumat sore yang penuh keberkahan. Menjelang terbenamnya matahari, lantunan adzan merdu dari Suyatno, pembina sekaligus pimpinan panti, menggema lembut di udara, memanggil para santri untuk melaksanakan shalat Maghrib berjamaah.

Satu per satu santri memasuki masjid dengan tertib. Sebagian tengah berwudhu, sementara lainnya sudah menata shaf dengan rapi. Andik, santri asal Nusa Tenggara Timur, mengumandangkan iqamah dengan suara lantang, menandai dimulainya shalat berjamaah. Nuim, santri penghafal 7 juz Al-Qur’an yang juga siswa SMK Mutu, memimpin shalat dengan bacaan tartil nan menyentuh hati. Kekhusyukan dan kerapian jamaah membuat suasana terasa begitu syahdu.


Usai shalat, para santri melanjutkan dzikir dan doa bersama. Mereka kemudian menunaikan shalat sunnah rawatib sebelum mengikuti kajian rutin Jumat malam, yang dipandu langsung oleh Suyatno. Dalam majelis sederhana namun penuh makna itu, para santri duduk melingkar sambil membuka mushaf dan buku catatan.


Kegiatan dimulai dengan doa bersama untuk kemudahan ilmu dan keberkahan bagi orang tua. Suyatno kemudian membuka dialog bertema “Pentingnya Mendidik Diri Sendiri dengan Kebiasaan Baik.” Ia mengajak setiap santri berdiskusi, mulai dari Marson, Rifky, Izul, Nuim, Jakfar, Alif, Ropiki, Aman, hingga sekitar 20 santri lainnya.

Tak lupa, sesi ini juga menjadi ajang pengecekan kehadiran. Fitra, yang sempat datang terlambat, disambut hangat oleh teman-temannya tanpa celaan.


Antusiasme para santri terlihat jelas; mereka aktif bertanya dan menanggapi setiap nasihat yang disampaikan. Suyatno menekankan pentingnya menanamkan kebiasaan baik seperti kebersihan, disiplin, kerukunan, dan kesabaran sebagai bentuk pendidikan diri yang sesungguhnya.


“Kami di sini tidak hanya ingin mencetak anak-anak yang pandai membaca Al-Qur’an, tetapi juga berakhlak baik, berdisiplin, dan punya rasa tanggung jawab. Pendidikan diri itu dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan dengan niat yang tulus,” ujar Suyatno, Kepala Panti Asuhan Darul Arqom, dengan penuh keteduhan.


Menjelang waktu Isya, Andik kembali mengumandangkan adzan, sementara Rizky, siswa SMP Muhadisa, dipercaya menjadi imam. Suasana kembali hening dan khidmat saat shalat dilaksanakan.


Sebelum meninggalkan masjid, Suyatno sempat memastikan keadaan anak-anak dengan bertanya ringan kepada Aman, “Apakah makan malam sudah siap?” Sontak para santri tersenyum, lalu berjalan beriringan menuju ruang makan untuk beristirahat. Beberapa bahkan tampak bahagia saat bertemu orang tua yang datang menjenguk.


Sebagai penutup, Suyatno menyampaikan harapannya agar kegiatan sederhana ini terus menumbuhkan semangat dan keikhlasan para santri.


“Saya berharap anak-anak di sini tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berilmu, dan berakhlak mulia. Panti ini bukan sekadar tempat tinggal, tapi rumah yang membentuk masa depan mereka,” tuturnya penuh harap.


Penulis: Suyatno,S.Pd




Lebih baru Lebih lama